5/09/2009

Warnai Dunia

Kicau burung di pagi hari
Bernyanyi tralala, trilili
Si ayam berkokok tak henti
Membangunkan ku dalam mimpi itu
Hah, hari sudah pagi lekas ku sikat gigi
Ku buka jendela memberikan secercah bias
Cahaya mentari dalam kegelapan kamar ku
Udara pun mulai menari, berhembus perlahan
Mmm... Fuih...
Subahanallah, sungguh indah pagi ini
Warna-warni dunia masih bisa ku liat
Rasa syukur akan keagungan ciptaan-Mu
Langit-Mu biru bersama putih awan-awan kecil
Dedaunan dan tanaman itu hijau diatas
Tanah kecoklatan, ada jua yang kering menguning
Berguguran...
Inikah warna-warni dunia
Lantas apakah warna ku
Warna mereka, dia, kau
Dan semua...
Kadang manusia bersembunyi di balik
Topeng-topeng yang iya gunakan
Hari ini A, esok B, C dan seterusnya
Hingga dia tak bisa mengenali
Apa warna sebenarnya dalam dirinya...
Alam mengajarkan kita banyak hal
Dari sana kita bisa menemukan imaji
Insprirasi, harmoni dan keselarasan
Mengapa kita tak bisa bersatu
Mewarnai dunia itu bersama-sama...
===
Kairo, 09 May 2009

5/02/2009

Kebebasan

Seperti apakah kita menggambarkannya? Mengartikannya? Apakah terbebas dari segala kukungan, aturan dan Terpasung oleh batasan-batasan tertentu kita dikatakan Bebas, lepas. Merdeka... Sayangnya kita terkadang terperangkap oleh makna Akan sebuah kebebasan itu sendiri Kita lupa, bahwa hidup memang mempunyai Jalan, aturan dan batasan-batasannya masing-masing Apakah sebuah kebebasan itu berarti kita tak terikat Tak terkukung, berjalan dengan aturan kita sendiri Jika benar begitu adanya, apa kita tak membatasi Kebebasan orang lain nantinya... Lantas, seperti apakah kebebasan itu adanya? Entahlah, jawaban itu ada pada nurani diri kita Masing-masing jiwa dan raga kita serta pandangan Akan kebebasan itu pastilah beragam adanya Takkan pernah sama dan takkan sama Karena kita mempunyai kebebasan untuk berpikir Berkreasi, bersikap dan banyak hal lainnya Tapi kita juga tak boleh lupa akan keberadaan Dunia dan seisi semesta... Dan kita pun tahu, bahwa kita dalam tatanan hukum Undan-Undang serta syari'at yang membatasi kita Mengatur kita dan menuntun kita agar tak kelewat bebas Hingga kita lupa akan tanggungjawab serta tugas awal Kita diciptakan... === Kairo, 02 Mei 2009

2/27/2009

Dinda...

Dinda... Maafkan aku, malam ini entah kenapa Tak ku temukan keindahan kerlipmu Hati ku penuh kerinduan Akan bumi, tempat ku dilahirkan Dinda... Mata ku sayu Hati ku pilu Rasa ku sendu Aku ingin bertemu Bersama dalam keutuhan itu Keceriaan dan kehangatan Yang belum pernah ku berikan Untuk mereka, pahlawan ku Dinda... Ku cinta padanya Ku menyayangi semua Ku merindukan mereka Ayah, Bunda Kakak, adek Bibi, keponakan Dan semuanya... Aku menangis lagi... === Kairo, 27 February 2009

2/24/2009

Menangislah...

Malam itu, hujan membasahi
Sekujur tubuhnya
Dia terlihat sendu
Bergelimang pilu
Sahabat ku...
Apa yang terjadi pada mu
Mengapa seperti ini
Kau... Kau...
Dia hempaskan kesedihan itu
Berlari dan meraih ku
Coba menemukan sandaran
Untuk melepaskan semua
Ku peluk
Memberikan kehangatan
Ketenangan dan sandaran
Seperti yang dia butuhkan
Menangislah...
Buang semua rasa itu
Keluarkan semua keluh kesah mu
Dengan begitu kau akan tenang
Menangislah...
Kau tau dunia tak selamanya
Indah, penuh kehangatan
Dan keceriaan
Karena Dia juga menciptakan rasa itu
===
Kairo, 24 February 2009

2/22/2009

Belahan Jiwa Ku

Perlahan ku mulai mengerti
Selangkah demi selangkah
Dia semakin dekat
Menguasai relung hati ini
Ibarat sebuah lagu
Dia memberikan lirik indah
Bersama bait-bait rasa
Penuh irama dan ketenangan
Seperti sebuah kata puitis
Yang sahdu dengan intonasi
Bersajak penuh keindahan
Kau bisikkan dalam jiwa ku
Membuat ku larut dalam lagu mu
Terpesona oleh sajak laku mu
Duhai belahan jiwa ku
===
Kairo, 22 February 2009

2/08/2009

Sepak Bola

Keindahan sinergitas dan kekompakan 
Sebuah tim akan sirna begitu saja
Manakala salah satu bagian dari tim tersebut 
Bertindak cerobos dan egosis.
Benar adanya, setiap masing-masing personal tim 
Terdiri dari berbagai macam individu yang sudah barang tentu 
Mempunyai kreasi, inovasi dan kreativitas
Yang ada kalanya membantu memecahkan sebuah kebuntuan. 
Bahkan tak jarang aksi individu tersebut sangat 
Dielu-elukan, diharapkan. Ironisnya, jika individu tersebut 
Sudah menjadi sebuah kebutuhan sebuah tim. Lantas, jika
Aksi-aksi itu terhalang oleh akumulasi ataupun cedera, 
Bisakah tim tersebut berdiri dan terus berjuang untuk 
Menjaga keindahan dan kekompakan itu.
Tidak demikian adanya, aksi-aksi fantastis itu 
Hanya bertahan beberapa Waktu saja. Ya, takkan selamanya 
Bisa kita lihat karena individu itu butuh akan sinergitas, 
Sokongan dan kekompakan dari seluruh bagian tim Tersebut.
Maka tak jarang kita menemukan sebuah tim yang bagus 
Tapi labil, ataupun kurang konsisten hingga timbul cibiran 
Dan kritikan dari sana-sini, bahkan berujung 
Sebuah pemecatan seorang manager.
Kepercayaan, skill, keselarasan dan keseimbangan 
Serta semua hal yang dapat membuat tim menjadi 
Lebih baik haruslah dipertahankan. Oleh karena itu, 
Banyak kita liat regenerasi yang notabene berjiwa muda, bertalenta 
Dan mampu Lahir dari akademi-akademi sebuah club. 
Tapi tak banyak yang memperhatikan, berani dan mau 
Untuk merekrut mereka. Ada yang lebih mempercayakan
Sebuah keseimbangan, keindahan dan kekompakan tim 
Kepada pengalaman yang telah mereka jalani.
Karena itulah, mengapa sepak bola begitu menakjubkan dan fantastis.
===
Kairo, 08 February 2009

2/04/2009

Rasa & Hati Itu...

Dalam wujud ada rasa Yang membuat berjuta asa Memberikan warna-warni Insan semesta Tercipta sebuah ekspresi Respon dan sikap Beraneka rupa Bernuansa, berirama Semua mempunyai rasa itu... Lihatlah geliatnya Sungguh unik dan menarik Kita pun menyebutnya Berbeda-beda Kadang rasa itu tak terucap Dia tersipu malu di raut Muka-muka merah jambu Semua jadi tak menentu Begini salah, begitu benar Tak lelah untuk berharap Berjuang demi kebahagiaan Rasa... Mmm... Aneh, raut itu mendadak Berubah layu, pucat Sakit yang tak terungkapkan Telah menusuk muara rasa itu Apa muara itu di penuhi Oleh rasa, atau... Rasa itu ada dalam setiap Muara-muara itu Itulah hati insan semesta Dan rasa itu adanya Keduanya saling bertautan Tak terpisahkan === Kairo, 04 February 2009

2/01/2009

Anugrah Ilahi

Ku terpesona olehnya
Aromanya
Geliat Tingkahnya
Tutur sapanya
Ku buang pandangan itu
Seakan menolak akan
Indah wujudnya
Hati ini pun bertanya
Siapakah perempuan itu...
Entahlah, ku tak tahu
Melihatnya saja ku tak bisa
Hanya bola mata indah
Berhias Alis yang lentik
Membuat ku ingin mengenalnya...
Duhai Hawa
Mengapa kau begitu mempesona
Kau membuat ku terhipnotis
Oleh rasa ini
Astaghfirullah
Ku tak boleh memikirkannya
Ku harus menjaga hati ini
Harus, harus...
Dia hanya keindahan sesaat
Yang telah hadir menyapa pagi ku
Coba menawarkan seri
Kala letih bernyanyi
Satu dari sekian keindahan
Yang bersinar dan menyejukkan
Disebuah negri yang terkurung
Oleh butiran pasir
Ya Rabbi...
Ku tak boleh seperti ini
Engkau tahu seluruh isi hati ku
Segala urusan dan takdir ku
Hidup dan mati ku
Ku persembahkan untuk-Mu
Bersama dalam Kuasa-Mu
Dan kebesaran itu
Ya, karena dia anugrah Ilahi...
===
Kairo, 01 February 2009

1/31/2009

Sungguh Menakjubkan...

Hembusan angin menyapa
Riuh menari membawa keceriaan
Dalam ruang hati
Membuat ku terpesona
Dan menutup mata...
Ku resapi, penuh penghayatan
Larut ku dalam rayuan
Membawa ku berfantasi
Terbang bersama keindahan
Nyanyian merpati membangunkan ku
Tanpa sadar kedua mata ku
Menangis bersujud akan kebesaran-Nya
Subahanallah...
Kau warnai dunia begitu indah
Hijau dan kehidupan mewarnai dunia
Biru, putih dan terang menghiasi langit
Memadukan keduanya dan menjadikan semua
Sungguh menakjubkan...
La Hawla Wala Kuwwata Illa Billahi
===
Kairo, 31 January 2009

Kekuatan Ku Sendiri...

Hampir 1 bulan sudah
Ku tak lagi menyapa nurani
Bicara dengan jiwa itu
Menuliskan bait-bait hati
Bukan karena gundah
Pun jua tak ada masalah
Hanya mencoba tuk tetap bertahan
Dan berdiri dengan
Kekuatan ku sendiri...
Kau tau, apa hal terindah
Dalam kehidupan ini
Kau mengerti, mengapa dunia
begitu indah
Hal terindah adalah
Ketika ku bisa menyayangi
Orang-orang yang ku cintai
Menutup mata dalam pelukannya
Jika ku bisa menjalani semua
Melewati warna-warni kehidupan
Berlari, bernyanyi dan berpijar
Dunia ku pastikan indah
Karena setiap hati kita
Saling berhubungan
Jiwa memancarkan pesona
Dengan aura dan keindahan
Dari dalam diri kita...
===
Kairo, 31 January 2009

1/05/2009

Kehidupan

Jika hidup adalah sebuah pilihan Jika hidup adalah sebuah perjalanan Jika hidup adalah sebuah konsekwensi Apa yang kita lakukan Dia ciptakan semua berpasangan Siang dengan cahaya mentari Malam bersama rona sang rembulan Adam bersanding Hawa Seperti halnya kebaikan Kejahatan pastikan mengiri Keceriaan, kesedihan Layaknya hitam dan putih Kehidupan... Apa yang kita pilih Kebaikan, keceriaan, putih Atau... Kejahatan, kesedihan, hitam 23 Tahun yang lalu Ku masih dalam skenario langit Entah kan terlahir atau tidak Dalam sebuah keluarga Akhirnya ku menyapa dunia Bernafas, memberikan keceriaan Untuk semua Terus dan terus tumbuh Berkembang... Kini ku tahu Manusia mempunyai perjalanan hidupnya Bayi, kanak-kanak, dewasa, tua Dan Mati Kita harus bisa Memaknai semua Menjalani perjalanan hidup kita Dengan pilihan terbaik Yang harus kita ambil dan terapkan Sebuah konsekwensi menanti Ya, tanggungjawab kita Apa, bagaimana, dengan apa, untuk apa Kita melalui semua Perjalanan, pilihan dan konsekwesi Sebuah kehidupan fana Dalam catatan-Nya Pengawasan dan kuasa-Nya Sadarkah kita... === Kairo, 04 January 2009

Cinta, Rasa Dan Manusia...

Mengapa rasa membuat manusia Tak bisa mengenali kan dirinya Setiap detik berlalu Menit, hari, bulan bahkan tahun Hanya dan ingin bersama dengannya Logika pun mengiyakan Kalah ketika rasa berkehendak Membuat manusia menjadi pesakitan Tak waras, gila adanya Entahlah... Dari mana semua itu muncul Seakan tumbuh begitu saja Tanpa suatu dorongan dan paksaan Memenuhi relung hati kita Ah... Yang ku tahu Dia tak berwujud Pun jua tak bisa ku raba Tapi nyata adanya Manusia bisa bersikap Kan rasa itu Semakin rasa itu kuat memenuhi Takkan ada sesuatu apa pun dalam semesta Kecuali dia... Ya, mencoba untuk selalu menjaganya Mencintai dengan tulus Coba menawarkan kehangatan Dan mengerti kan semua tentangnya Cinta, rasa dan manusia... === Kairo, 04 January 2009

Asma Allah

Rahim, Karimun, ‘Adim ‘Alimun, Halim, Hakimun, Matin Mannan, Rahmaanun, Fattah Gaffarun, Tawwab, Razzaqun, Syahid Allahuma shalli ‘ala Muhammad wa ali Muhammad Ya Muslimin shallu alayh Allahuma shalli ‘ala Muhammad wa shahbi Muhammad Ya Mu’mineen shallu alayh Latif, Khabirun, Sami’ Basirun, Jalil, Raqibun, Mujib Ghafuur, Syakuurun, Waduud Qayuumun, Ra’uuf, Shabuurun, Majid Allahuma shalli ‘ala Muhammad wa ali Muhammad Ya Muslimin sallu alayh Allahuma shalli ‘ala Muhammad wa shahbi Muhammad Ya Mu’mineen shallu alayh Allahu Akbar Allahu Akbar La ilaha illa hu Al Malikul Quddus Allahu Akbar Allahu Akbar Ya Rahmanul irham da’fana Allahu Akbar Allahu Akbar Ya Ghaffaru ighfir dhunubana Allahu Akbar Allahu Akbar Ya Sattaru ustur ‘uyubana Allahu Akbar Allahu Akbar Ya Mu’izu 'aizza ummatana Allahu Akbar Allahu Akbar Ya Mujibu ajib du'aana Allahu Akbar Allahu Akbar Ya latifu ultuf bina Ya latifu ultuf bina Ya latifu ultuf bina Ultuf bina... === By: Sami Yusuf

12/30/2008

Palestina, Oh Palestina

Penghujung tahun 2008
Sebentar lagi kan berakhir
2009 kini kan menjelang
Beberapa Menit lagi
Tahun baru hijriah
Penuh kepedihan, kedhaliman
Sakit yang bertambah parah
Laknat kita untuk musuh-musuh itu
Tangisan saudara-saudara ku di Palestina
Luka-luka mereka
Kesedihan, tangis bahkan nyawa mereka
Syahid, dalam jalan-Nya mempertahankan
Apa yang menjadi hak mereka
Hai orang-orang Yahudi
Duhai bangsa Israel
Sampai kapanpun tanah Yerussalem
Adalah hak kami, saudara-saudara ku
Sedahsyat apapun seranganmu
Kami takkan gentar walau sejengkal
Disini dan di seluruh penjuru dunia
Kami kan selalu ada untuk Saudara-saudara kami
Di Palestina...
Allahu Akbar... Allahu Akbar...
Kebenaran kan selalu bersama dengan keindahan
Pertolongan Sang Pencipta kan turun
Malaikat-malaikat kan berjuang bersama kami
Palestina, oh Palestina
Kami bersamamu...
Dalam setiap sujud
Dan do'a kami
===
Kairo, 30 December 2008

Sabarlah...

Terkadang...
Sikap dan tindakan kita tak dapat
Di mengerti, diterka dengan mudah
Oleh orang lain
Sebuah pembelaan
Pengorbanan, uluran tangan
Tulus telah kita berikan
Dari dalam hati kita
Curahan kehangatan
Perlindungan, kepedulian
Semua yang telah kita kerahkan
Tapi, urung dan sukar untuk di mengerti
Sabarlah...
Suatu saat...
Apa yang telah kita lakukan
Pasti akan di mengerti oleh
Orang lain, sekitar kita
Maka teruslah berjalan
Dengan keyakinan dan pilihan kita
Langkah-langkah kita penuhlah makna
Yang akan mewarnai dunia
Saat itulah cinta mulai bersemi
Ya, mengembang dan berterbangan
Bersinar seperti bintang-bintang
Memberikan keindahan dan keceriaan
===
Kairo, 30 December 2008

12/16/2008

Caring

The child feels wanted
A hug, a loving kiss 
Now and then
To show that I care
Son, I love you...
If you have any fears 
Come to me...
So what if you slipped, failed.
Don't worry 
I'm there for you...
That's what caring is, isn't it?
===
From "Taare Zameen Par." The Movie.

12/05/2008

Takdir

Apa yang menyebabkan manusia harus percaya 
Dan yakin sama takdir
Kalau yang namanya takdir itu adalah sekedar sebutan
Untuk menandai sebuah peristiwa yang sedang berlangsung
Seperti peristiwa yang aku alami sekarang ini...
Berarti, takdir bukanlah sesuatu yang istimewa 
Dalam kehidupan manusia
Karena setiap tarikan nafas adalah takdir 
Yang terjadi terus menerus 
Sampai titik akhir hidup manusia...
Jadi, kalau ada manusia mempertanyakan 
Apalagi sampai ingin menghindar dari takdir
Untuk apa?
Karena takdir, 
Maka manusia lebih percaya kepada kekuatan 
Yang ada pada dirinya sendiri
Buat apa takdir dilawan atau dipertanyakan?
===
From "PUBER." The Movie, 05 December 2008

12/03/2008

Romeo Atau Cinderella

Kisah cinta tak semua manis akhirnya
Kisah cinta terkadang perih adanya
Kisah cinta antara anak Adam dan Hawa
Kisah cinta dengan roman picisan atau pengorbanan
Romeo rela mati tuk menyusul sang Juliet
Meski ternyata Juliet hanya sesaat menutup mata
Akhirnya Juliet menyusul sang Romeo
Dengan kesetiaan cintanya
Kisah cinta mereka berakhir kepedihan
Ya, karena adat yang membatasi
Keluarga yang melarang
Mengapa permusuhan antara kedua orang tua
Harus menghalangi cinta mereka
Entahlah...
Satu lagi cinta di dunia tak berakhir manis adanya
Berbeda dengan Romeo dan Juliet
Cinderella yang mendapatkan magic
Anggun hadir dalam pesta dansa
Sang pangeran jatuh hati padanya
Teng... Teng...
Persyaratan dengan sang peri
Membuat Cinderella panik dan bingung
Bergegaslah dia kembali, sambil menghindar
Dan, terlepaslah salah satu sepatunya
Sang pangeran yang telah jatuh hati
Berusaha untuk mencari sang Cinderella
Karena sang pangeran yakin akan rasa itu
Cinta yang bersemi dalam hatinya...
Seluruh warga tak satu pun bisa memakai sepatu itu
Kekecilan, kebesaran dan lain sebagainya
Tapi tidak untuk Cinderella sang empunya
Dan akhirnya sang pangeran menemukan Cinderella
Mereka berjanji seiya, sekata
Untuk mengarungi hidup bersama
Melalui suka duka
Warna-warni kehidupan berdua
Seandainya sepatu Cinderella tak terlepas
Atau sepatu itu hilang seperti kereta kuda
Buah labu, prajurit dan lainnya
Akankah kisah itu kan kita dengar
Kisah itu takkan pernah ada
Ya, takkan pernah menghiasi dunia cinta
Antara Romeo dan Juliet
Pangeran dan Cinderella
Seperti malam dan siang
Kita yang menentukan cinta kita
Romeo ataukah Cinderella
Ya, antara kepedihan dan kebahagiaan
===
Kairo, 03 December 2008

Jeritan Hati

Ku titipkan rasa pada sepotong harapan
Ku bawa luka dengan rapuh jiwa
Ku melangkah tersedu, tertunduk
Ku mencoba tuk tegar dengan semua ini
Kau tahu, ku di sini terluka oleh rasa itu
Kau tahu, ku mencoba tuk tetap mengerti kan semua
Kau tahu, ku kan memberikan apa yang kau pinta
Kau tahu, ku selalu menjaga hati ini
Tapi...
Sepertinya kau tak pernah tahu
Sepertinya kau tak pernah mengerti kan semua
Sepertinya kau tak pernah jujur dengan hati mu
Sepertinya kau tak pernah mau tahu
Aah...
Maafkan ku, tak sepantasnya ku berkata seperti itu
Salahkan ku, karena telah berprasangka buruk tentang mu
Cacilah ku, dengan ketidakberdayaan ku
Karena ku hina dan kau begitu indah
===
Kairo, 03 December 2008

12/01/2008

Untuk Bintang

Kini kau tau kan semua tentang ku
Kini kau mengerti kan perasaan ku
Kini kau pahami bahwa ku rapuh
Kini kau bisa putuskan
Ya...
Untuk jauhi ku, tinggal kan ku
Untuk memilih yang terbaik
Untuk kebaikan kita
Seperti apa yang telah kau katakan
Ku tulis semua untuk mu
Di saat hembusan angin menusuk tulang belulang
Malam berhias bintang dan rembulan
Bersama keindahan ciptaan-Nya
Dapatkah kau liat formasi itu
2 bintang & bulan sabit
Membentuk kesatuan
Coba menawarkan kehangatan
Seperti kau yang selalu ku ingin kan
Pijar mu, keindahan mu, kehangatan mu
Seperti kau yang selalu memberikan
Senyuman, keceriaan, motivasi
Ku tahu bintang takkan selamanya bisa
Ku liat seperti indah kerlipannya malam ini
Ku tahu mendung juga mewarnai cerah langit
Ku di saat siang ataupun malam
Tapi...
Ku tak tahu seberapa besar cinta mu pada ku
Ku tak tahu seperti apa cinta itu di mata mu
Ku tak tahu semua benar adanya atau buaian belaka
Ku tak tahu, ku tak tahu...
Ingatkah kau,
Ku kan mencoba tuk mencintai mu
Ku kan belajar tuk mengerti kan diri mu
Ku kan terbang menggapai mu
Ya...
Dengan kekuatan ku sendiri
Dengan apa yang bisa ku curahkan
Dengan semua kemampuan ku
Entah ku kan terjatuh atau terbang
Bersama mu...
Mengelilingi dunia, menikmati keindahannya
Warna-warni pelangi duniawi...
Raihlah asa, cita dan impian mu
Bintang kecil ku...
===
Kairo, 01 December 2008