11/14/2008

Bingung...

Sekali lagi ku tak bisa
Ku tak mampu mengerti
Akan cinta
Sebuah rasa...
Begitu agung dia adanya
Amat indah dia menghiasi
Warna dunia yang paling
Digandrungi seantero duniawi
Duhai yang Maha Pencipta
Tuntunlah hamba kepada cinta-Mu
Ya Rahman, Ya Rahim
Kuatkan hati ini tuk senantiasa mencintai-Mu
Jika hamba bisa memberikan cinta
Menebarkan kasih
Semoga semua semata dengan keridha'an-Mu
Karena kasih dan sayang-Mu
Manusia mana yang ingin di benci
Insan yang mana ingin di caci
Yang ku punya hanya kejujuran
Dan kasih sayang...
Jika karena ku mencintai
Jika karena ku menyayangi
Jika karena ku mengasihi
Jika karena ku jujur
Lantas...
Dunia memusuhi ku
Dunia mengkhianati ku
Dunia membenci ku
Dunia mempermainkan ku
Apa yang harus ku lakukan
Apa yang harus ku perbuat
Begini salah...
Begitu salah...
Hah...
===
Kairo, 14 November 2008

11/11/2008

Hingga Ku Bersinar

Tentang sebuah rasa
Kau ungkapkan kepada ku
Bahwa kau menyukai ku
Aku memenuhi hari-hari mu
Apa yang kau suka...
Aku begitu sederhana
Aku begitu indah dengan senyuman
Aku begitu jauh dalam gelap
Aku begitu dan seterusnya
Adakah ku nyata...
Ya...
Aku nyata
Aku ada
Aku sama sepertimu
Mempunyai rasa itu
Jika suatu saat ku menghilang...
Kau pinta ku tuk terbang
Kau pinta ku tuk ke langit
Kau pinta ku tuk bersama bintang
Di atas langit kelam
Aku tak mampu
Aku tak kuasa
Aku tak bisa
Karena ku tak bersayap
Seperti malaikat-malaikat itu
Adakah kau tahu
Adakah kau mengerti
Aku pun tak mampu memahami
Semua ini...
Aku suka kau bintang ku
Aku cinta kau cahaya malam ku
Aku sayang kau kerlip indah
Yang kau punya
Teruslah berpijar
Tetaplah bersinar
Menemani sang malam
dalam gelap jalan ku
Hingga ku bersinar...
===
Kairo, 11 November 2008

11/07/2008

Bintang

Dingin...
Gelap...
Hitam...
Duka...
Atau
Hangat...
Benderang...
Putih...
Ceria...
Warna-warni kehidupan
Yang selalu menghiasi
Lembaran kehidupan
Kita...
Bintang
Aku adalah teman setiamu
Sahabat dalam indah
Setiap malam mu
Dalam pekat itu
Aku adalah bayangan
Dalam setiap kerlip mu
Yang akan menghilang
Bersama cahaya mentari
Kau nyata bagi insan dunia
Kau berkilauan disaat duka
Kau tegar dalam senyuman
Kau buat ku mendekat
Untuk meraih mu...
Bisakah...
===
Kairo, 07 November 2008

Bersama Warna-Warni Dunia

Kenapa harus malu kala
Terjatuh...
Kenapa harus mengeluh ketika
Kalah...
Perjalanan kita masih panjang
Hidup itu pasti kan menyenangkan
Tetaplah tegar, bangkitlah
Dan kembali berlari
Saat semua mencemooh
Mengeluh dan ragu akan
Semua yang ada pada diri
Kita...
Kita pasti kan menemukan cahaya
Kecil yang berkilauan
Kita pasti kan mendapatkan
Kehangatan cahaya itu
Bersama warna-warni dunia
Kicauan merdu di pagi hari
Nyanyian gemercik hujan
Kerlap-kerlip menyejukkan
Sampai kita memejamkan mata
Dan tak lagi menemukan semua...
===
Kairo, 06 November 2008

Tuntulah Aku

Mengapa semua berjalan adanya
Terkadang kita tak bisa menerkanya
Mengetahui dan memprediksikan
Keberadaannya...
Semua berlalu begitu saja
Tanpa jua kita sadari
Kita takkan mampu untuk
Mengembalikan semua kesedia kala
Memulai dari awal seperti adanya
Anak panah itu telah
Terlepas dari busurnya
Pistol itu telah kita
Tarik pelatuknya
Siapa, apa target dari keduanya?
Hanya kita yang tau
Hanya kita yang mampu
Hanya kita yang berkehendak
Sebagai pelaku, pemicu keduanya
Antara anak panah dan pistol tersebut?
Sudahkah kita menentukan 
Target dari apa yang kita
Inginkan, kita tuju
Dengan niat dan kehendak kita...
Ya rabbi, mungkin aku telah lupa
Akan keberadaan atas penciptaan ku
Di muka bumi ini...
Lalai kah, bermaksiat kah atau...
Masih terpaku tanpa arah
Menunggu angin menggerakkan
Semangat ku, seperti halnya
Buih-buih itu...
Tidak, tidak...
Engkau anugrahkan pada ku
Sebuah Akal dan rasa
Aku selalu menjaganya
Agar selalu mengingat-Mu, memuja-Mu
Atau, jalan ku masih salah
Untuk menggapai keridha'an
Dan rahmat-Mu...
Tuntunlah aku
Duhai Tuhan ku...
===
Cairo, 17 October 2008

11/06/2008

Duhai Hawa...

2 insan bernamakan Adam & Hawa
Adam di kenal dengan sebutan pria
Hawa yang lemah nan lembut
Mereka menyebutnya wanita
Tapi apa yang membedakan keduanya
Entahlah...
Semua serba rumit dan sulit
Wanita menginginkan sebuah emansipasi
Pria menolak dengan lantang nan tegas
Duhai hawa...
Tuhan ku menciptakan Adam
Dengan rasa dan akal
Sama seperti rasa dan akal
Yang kamu miliki
Bukan hanya kamu yang bisa terluka
Adam pun bisa merasakannya
Di saat Hawa mengkhianati
Ketulusan cinta...
Tapi Adam dan Hawa tetap bersama
Sekian lama berada dalam surga-Nya
Tuhan ku menurunkan mereka
Untuk mengarungi kehidupan duniawi
Maka lahirlah 2 aura di dunia
Antara hitam dan putih
Akan sebuah keegoisan dan kebersamaan
Berkorban dan mencintai sesama
Dapatkah ku menemukan Hawa itu...
===
Kairo, 06 November 2008

Di Belakang Ku

Mengapa ku harus mengenal cinta
Jika perih yang ku dapat
Sakit kau iris hati ini
Begitu perih...
Mengapa...
Kau menikam ku
Bermain di belakang ku
Menusuk ku...
Mengapa...
Kau hadir dalam kisah ku
Mencuri hati ku
Hidup dalam relung jiwa ku
CINTA...
Inikah yang kau berikan
Apa ku salah mencintaimu
Menunjukkan ketulusan
Rasa yang tumbuh dalam
Hati ku, jiwa ku...
===
Kairo, 06 November 2008